Dukung Smart City Wonosobo, Mahasiswa Magang Kembangkan IoT untuk Pantau Konsumsi Listrik
Sekretariat Rabu, 7 Oktober 2026
30 views | Share:

Dukung Smart City Wonosobo, Mahasiswa Magang Kembangkan IoT untuk Pantau Konsumsi Listrik

Bagaimana jika penggunaan listrik di rumah, toko, maupun perangkat elektronik bisa dipantau secara langsung sekaligus diperkirakan biayanya? Gagasan tersebut dikembangkan M. Abdul Jamal, mahasiswa S1 Teknik Komputer Universitas AMIKOM Yogyakarta yang sedang menjalani program magang di Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Wonosobo.

Melalui proyek bertajuk “Rancang Bangun Sistem Monitoring dan Estimasi Biaya Listrik Berbasis IoT Menggunakan ESP32”, Jamal mengembangkan sistem yang dapat memantau penggunaan energi listrik secara real-time. Sistem tersebut dirancang untuk membaca sejumlah parameter kelistrikan, seperti tegangan, arus, daya, power factor, hingga konsumsi energi dalam satuan kWh.

Data yang diperoleh kemudian dapat digunakan untuk melakukan estimasi biaya listrik, sehingga pengguna tidak hanya mengetahui berapa banyak energi yang digunakan, tetapi juga memiliki gambaran mengenai biaya yang muncul dari konsumsi tersebut. Informasi penggunaan listrik ditampilkan secara langsung melalui layar LCD yang terhubung dengan sistem.

Pemanfaatan IoT membuat proses pemantauan dapat dilakukan secara lebih praktis. Perangkat yang dikembangkan menghubungkan pengukuran listrik dengan sistem digital sehingga data konsumsi energi dapat diketahui dengan lebih mudah. Konsep tersebut membuka peluang pemanfaatan teknologi untuk membantu pengguna memahami pola konsumsi listrik dan menggunakannya secara lebih terukur.

Bagi Jamal, proyek ini menjadi bagian dari pengalaman magang sekaligus kesempatan untuk menerapkan pengetahuan yang diperoleh selama perkuliahan ke dalam sebuah karya nyata. Selama proses pengembangan, ia tidak hanya belajar mengenai teknologi IoT dan perangkat keras, tetapi juga belajar beradaptasi dengan lingkungan kerja serta mengembangkan solusi berdasarkan kebutuhan.

Pengembangan teknologi seperti ini juga sejalan dengan arah Smart City Wonosobo, khususnya pada dimensi Smart Living. Pemanfaatan teknologi untuk membantu masyarakat memahami dan mengelola penggunaan energi menjadi salah satu contoh bagaimana teknologi dapat hadir dalam kebutuhan sehari-hari secara lebih dekat dan praktis.

Bagi Diskominfo Wonosobo, program magang menjadi ruang kolaborasi sekaligus pembelajaran dua arah. Mahasiswa memperoleh kesempatan untuk mengembangkan kompetensi dan menghasilkan karya, sementara perangkat daerah dapat menjadi ruang bagi tumbuhnya ide dan inovasi berbasis teknologi.