Konvergensi Media Jadi Andalan, Radio Pesona Wonosobo Bidik Prestasi di KPID Jateng Award 2026
LPPL Radio Pesona Wonosobo kembali menunjukkan keseriusannya dalam mengembangkan layanan penyiaran daerah. Tahun ini, Radio Pesona mengikuti presentasi dan wawancara dalam ajang KPID Jawa Tengah Award 2025 untuk kategori Kelembagaan. Tak hanya itu, dua penyiarnya, Ikbal Santosa dan Faza Luthfia, turut masuk nominasi Penyiar Radio Terbaik.
Presentasi dan wawancara berlangsung di Gedung KPID Jawa Tengah, Semarang, Kamis (5/11/2026), didampingi Dewan Pengawas LPPL Radio Pesona, Wening Tyas Suminar. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dan memberikan kesempatan bagi Radio Pesona untuk memaparkan perkembangan kelembagaan, inovasi, serta kontribusinya dalam pelayanan informasi kepada masyarakat.
Direktur Utama LPPL Radio Pesona, Pelangi Karismakristi, menyampaikan bahwa tahun ini menjadi kali ketiga secara berturut-turut Radio Pesona masuk kategori Kelembagaan. Pada penyelenggaraan sebelumnya, Radio Pesona berhasil meraih posisi ketiga. Tahun ini, pihaknya berharap dapat memperoleh hasil terbaik dengan mengandalkan salah satu keunggulan utama, yakni konvergensi media.
Menurutnya, pengembangan konvergensi media menjadi langkah penting agar radio daerah tetap relevan dengan kebutuhan masyarakat yang semakin beragam dalam mengakses informasi. Terlebih, dukungan kebijakan daerah melalui Perda terbaru yang turut mendorong konvergensi media menjadi peluang untuk memperkuat pengembangan layanan tersebut.
Keunggulan ini juga memiliki rekam jejak. Pada tahun sebelumnya, Radio Pesona berhasil meraih penghargaan Konvergensi Media Radio Terbaik. Capaian tersebut menjadi modal sekaligus motivasi untuk terus mengembangkan integrasi siaran radio dengan platform digital, sehingga informasi dapat menjangkau masyarakat melalui lebih banyak saluran.
Sebagai instansi yang menaungi LPPL Radio Pesona, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Wonosobo turut mendorong agar berbagai praktik konvergensi media yang telah berjalan dapat ditampilkan dan dijelaskan secara lebih mendalam dalam proses penilaian. Hal ini penting untuk menunjukkan bahwa transformasi radio daerah bukan sekadar mengikuti perkembangan teknologi, melainkan menghadirkan layanan informasi yang semakin mudah diakses masyarakat.
Diskominfo Wonosobo menyambut bangga keikutsertaan Radio Pesona dalam ajang tersebut. Dukungan terhadap pengembangan LPPL terus diarahkan agar radio daerah mampu beradaptasi, berinovasi, serta menjalankan perannya sebagai salah satu kanal komunikasi publik. Keikutsertaan dua penyiar dalam nominasi Penyiar Radio Terbaik juga menjadi bukti pentingnya kualitas sumber daya manusia dalam menghadirkan siaran yang menarik dan bermanfaat.
Partisipasi Radio Pesona dalam KPID Jateng Award 2025 diharapkan tidak hanya menjadi upaya meraih penghargaan, tetapi juga motivasi untuk terus meningkatkan kualitas penyiaran dan pelayanan informasi. Semakin berkembangnya Radio Pesona berarti semakin terbukanya akses terhadap informasi melalui berbagai platform. Prestasi yang diraih diharapkan menjadi penyemangat untuk terus menghadirkan layanan komunikasi publik yang dekat, adaptif, dan bermanfaat bagi masyarakat.