Diskominfo Wonosobo Ajak Anak Muda Pahami Keterbukaan Informasi Publik
WONOSOBO – Sosialisasi Keterbukaan Informasi Publik tidak harus selalu dikemas dalam forum formal. Pemerintah Kabupaten Wonosobo melalui Dinas Komunikasi dan Informatika memilih pendekatan yang lebih dekat dengan generasi muda dengan memasukkan edukasi keterbukaan informasi publik dalam rangkaian Garage Show, sebuah ruang kreatif yang memadukan edukasi, seni, budaya, dan pertunjukan anak muda.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya menindaklanjuti implementasi Peraturan Bupati Wonosobo Nomor 82 Tahun 2022 tentang Keterbukaan Informasi Publik, sekaligus memperluas pemahaman mengenai keterbukaan informasi kepada masyarakat, khususnya kalangan muda.
Melalui konsep yang lebih santai dan partisipatif, kaum muda tidak hanya hadir sebagai penonton, tetapi juga diajak memahami bahwa keterbukaan informasi publik berkaitan langsung dengan kehidupan mereka sebagai warga negara.
Bupati Wonosobo Afif Nurhidayat menyampaikan bahwa generasi muda memiliki posisi penting dalam pembangunan daerah. Di tengah derasnya arus informasi, anak muda perlu memiliki keberanian untuk mencari informasi yang benar, memahami kebijakan pemerintah, serta berpartisipasi secara aktif dalam kehidupan sosial dan pembangunan.
Keterbukaan informasi, menurutnya, memberikan ruang bagi masyarakat untuk mengetahui berbagai program, kebijakan, maupun pelayanan pemerintah. Hak untuk memperoleh informasi tersebut perlu dipahami sejak dini agar generasi muda semakin kritis, peduli, dan mampu memberikan kontribusi positif bagi daerah.
Melalui keterbukaan informasi publik, generasi muda juga diharapkan tidak sekadar menjadi penerima informasi, tetapi mampu memanfaatkan informasi pemerintah untuk menambah wawasan, mengembangkan potensi, hingga ikut mengawasi jalannya pembangunan.
Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Wonosobo Fahmi Hidayat menjelaskan, sosialisasi keterbukaan informasi publik melalui Garage Show sengaja dikemas dengan pendekatan yang lebih dekat dengan karakter anak muda.
Menurutnya, penyampaian informasi mengenai regulasi dan tata kelola pemerintahan tidak harus selalu dilakukan melalui seminar atau forum resmi. Pesan mengenai hak memperoleh informasi publik dapat disampaikan melalui ruang-ruang kreatif yang lebih cair, komunikatif, dan mudah diterima.
Garage Show menjadi salah satu ruang tersebut. Selain menghadirkan materi edukasi dan diskusi, kegiatan ini juga diramaikan dengan berbagai penampilan seni, budaya, dan pertunjukan kreatif sebagai wadah ekspresi generasi muda Wonosobo.
Perpaduan antara edukasi dan pertunjukan diharapkan dapat membuat isu keterbukaan informasi publik semakin dekat dengan kehidupan sehari-hari masyarakat.
Dalam sosialisasi tersebut, peserta dikenalkan pada hak masyarakat atas informasi publik, jenis-jenis informasi yang wajib disediakan pemerintah, mekanisme memperoleh informasi, hingga peran Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) dalam memberikan pelayanan informasi kepada masyarakat.
Selain itu, generasi muda juga didorong untuk memanfaatkan berbagai kanal informasi resmi pemerintah, baik website, media sosial, maupun kanal pelayanan informasi publik, sehingga informasi mengenai program dan kebijakan pemerintah dapat diperoleh dari sumber yang dapat dipertanggungjawabkan.
Diskominfo Wonosobo berharap pola sosialisasi semacam ini dapat memperluas jangkauan edukasi keterbukaan informasi publik. Tidak hanya menyasar aparatur pemerintah dan pengelola PPID, tetapi juga masyarakat umum, komunitas, pelajar, mahasiswa, dan kelompok-kelompok muda.
Melalui Garage Show, pemerintah ingin menunjukkan bahwa keterbukaan informasi publik bukan sekadar persoalan regulasi atau administrasi pemerintahan. Keterbukaan informasi merupakan bagian dari ruang demokrasi yang memungkinkan masyarakat mengetahui, memahami, berpartisipasi, sekaligus ikut mengawasi pembangunan daerah.
Dengan semakin banyak generasi muda yang memahami hak atas informasi publik, diharapkan tumbuh masyarakat Wonosobo yang lebih kritis, aktif, kreatif, serta memiliki kepedulian terhadap proses pembangunan daerah.
Garage Show pun tidak hanya menjadi panggung seni dan ekspresi anak muda, tetapi juga menjadi ruang perjumpaan antara pemerintah dan masyarakat untuk membangun budaya keterbukaan, partisipasi, dan kolaborasi di Kabupaten Wonosobo.