Waspada Juice Jacking, Ancaman Siber di Balik Fasilitas Pengisian Daya USB Gratis
Sekretariat Rabu, 5 Agustus 2026
2 views | Share:

Waspada Juice Jacking, Ancaman Siber di Balik Fasilitas Pengisian Daya USB Gratis

Wonosobo – Di era digital, ketersediaan fasilitas pengisian daya (charging station) di tempat umum seperti bandara, stasiun, terminal, pusat perbelanjaan, hingga kafe memang sangat membantu masyarakat. Namun, di balik kemudahan tersebut terdapat ancaman keamanan siber yang perlu diwaspadai, yaitu juice jacking.

Juice jacking merupakan metode kejahatan siber yang memanfaatkan port USB pengisian daya yang telah dimodifikasi oleh pelaku. Melalui port tersebut, perangkat yang sedang diisi dayanya tidak hanya menerima aliran listrik, tetapi juga berpotensi mengalami pencurian data atau penyusupan malware tanpa disadari pengguna. Meskipun serangan seperti ini tidak umum terjadi dan pada perangkat modern umumnya telah tersedia berbagai mekanisme perlindungan, kewaspadaan tetap diperlukan karena USB memang dapat digunakan untuk transfer daya sekaligus data. (arcyber.army.mil)

Data yang berisiko dicuri meliputi foto, daftar kontak, email, hingga informasi sensitif seperti kata sandi. Selain itu, perangkat juga dapat terinfeksi malware atau spyware yang memungkinkan pelaku memantau aktivitas pengguna. Dalam kasus tertentu, akses terhadap aplikasi mobile banking maupun dompet digital juga dapat menjadi sasaran apabila perangkat telah berhasil dikompromikan. (arcyber.army.mil)

Untuk meminimalkan risiko tersebut, masyarakat diimbau menerapkan beberapa langkah pencegahan, antara lain:

Membawa power bank sebagai sumber daya cadangan saat bepergian.

Menggunakan stopkontak listrik (AC) dengan adaptor atau kepala charger milik sendiri, bukan langsung mencolokkan kabel ke port USB publik.

Menggunakan USB Data Blocker atau perangkat pemutus jalur data yang hanya mengalirkan daya listrik.

Memilih opsi "Charge Only" atau "Hanya Isi Daya" apabila muncul notifikasi pilihan transfer data saat perangkat dihubungkan ke sumber pengisian daya.

Menjaga sistem operasi dan aplikasi tetap diperbarui agar memperoleh perlindungan keamanan terbaru. (arcyber.army.mil)

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Wonosobo mengimbau masyarakat untuk semakin meningkatkan kesadaran terhadap keamanan digital dalam aktivitas sehari-hari. Kebiasaan sederhana seperti menggunakan charger pribadi dan menghindari port USB publik dapat menjadi langkah efektif untuk melindungi data pribadi dari potensi penyalahgunaan.

Melalui edukasi ini, Diskominfo Kabupaten Wonosobo berharap masyarakat semakin bijak dalam memanfaatkan fasilitas publik serta memahami pentingnya menjaga keamanan data pribadi di tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi.

#BijakBerdigital #KeamananSiber #JuiceJacking #DiskominfoWonosobo