Siswa Sekolah Rakyat Belajar Cerdas di Dunia Digital Bersama Diskominfo Wonosobo
Sekretariat Selasa, 11 Agustus 2026
2 views | Share:

Siswa Sekolah Rakyat Belajar Cerdas di Dunia Digital Bersama Diskominfo Wonosobo

Memasuki dunia pendidikan di era digital, kemampuan menggunakan teknologi perlu diimbangi dengan pemahaman tentang keamanan dan etika dalam bermedia. Hal tersebut menjadi bagian dari materi yang disampaikan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Wonosobo dalam kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 1 Kabupaten Wonosobo, Selasa (11/8/2026).

 

Bertempat di SRT 1 Kabupaten Wonosobo, Jalan Parakan–Candiyasan, Kecamatan Kertek, materi bertajuk “Cerdas Bermedia, Aman di Dunia Digital” disampaikan oleh perwakilan Bidang Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Diskominfo, Luthfiana Nurul Aini dan Faizal Azmi Nurfaizin. Melalui kegiatan tersebut, peserta didik jenjang SD diajak mengenal penggunaan teknologi secara lebih aman, bijak, dan bertanggung jawab sejak dini.

 

Materi dikemas secara interaktif dengan mengenalkan hal-hal yang dekat dengan keseharian peserta didik, mulai dari menjaga data pribadi, mengenali informasi yang belum tentu benar, berpikir sebelum membagikan sesuatu di media sosial, hingga pentingnya menghargai orang lain dalam berkomunikasi di ruang digital. Peserta didik juga diajak memahami bahwa apa yang dilakukan di internet dapat meninggalkan jejak digital yang berpotensi tersimpan dan dilihat kembali di kemudian hari.

 

Antusiasme peserta didik terlihat selama mengikuti penyampaian materi. Interaksi dan respons peserta menunjukkan bahwa penggunaan teknologi dan media digital sudah menjadi bagian dari keseharian mereka, sehingga pemahaman mengenai keamanan dan etika digital menjadi bekal penting agar teknologi dapat dimanfaatkan untuk belajar, berkarya, berkomunikasi, dan menemukan informasi secara positif.

 

Melalui kegiatan ini, Diskominfo turut mendukung penguatan pendidikan karakter di lingkungan Sekolah Rakyat melalui literasi digital. Edukasi tersebut diharapkan tidak hanya membentuk peserta didik yang mampu menggunakan teknologi, tetapi juga memiliki kesadaran untuk bijak sebelum klik, beretika sebelum berkomentar, cek sebelum percaya, dan berpikir sebelum berbagi. Dari lingkungan sekolah, diharapkan tumbuh generasi yang semakin cakap digital, aman dalam beraktivitas di ruang digital, serta mampu membawa pengaruh positif bagi lingkungan sekitarnya.