Diskominfo Bekali Remaja Kramatan Literasi Digital dan AI untuk Cegah Pernikahan Dini
Perkembangan teknologi digital yang semakin dekat dengan kehidupan remaja menghadirkan banyak peluang sekaligus tantangan baru. Di tengah maraknya penggunaan media sosial dan masih tingginya risiko pernikahan usia anak, generasi muda perlu dibekali pemahaman yang kuat agar mampu tumbuh menjadi pribadi yang cerdas, kritis, dan bijak dalam memanfaatkan teknologi.
Melihat kondisi tersebut, Kelurahan Kramatan menggelar kegiatan sosialisasi bagi Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) bertema “Pencegahan Pernikahan Usia Anak dan Pengenalan Literasi Digital & AI Dasar” di Damar Valley Glamping, Sabtu (23/5/2026). Kegiatan ini menjadi ruang edukasi sekaligus diskusi bagi para remaja untuk memahami pentingnya menjaga masa depan di era digital.
Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Wonosobo menghadirkan karyawan handalnya Asep Ginanjar Putra dan Sofyanto, memberikan pembekalan mengenai literasi digital dan pengenalan dasar Artificial Intelligence (AI). Dalam sesi tersebut, peserta dikenalkan pada perkembangan teknologi AI yang kini semakin dekat dengan kehidupan sehari-hari, mulai dari media sosial, aplikasi pembelajaran, layanan publik, hingga dunia kerja.
Diskominfo juga mengajak peserta memahami bahwa teknologi AI tidak hanya memberikan kemudahan, tetapi juga memiliki risiko apabila digunakan tanpa pemahaman yang baik. Penyebaran hoaks, penyalahgunaan data pribadi, hingga manipulasi informasi menjadi tantangan yang perlu diwaspadai oleh generasi muda di era digital saat ini.
Selain itu, peserta juga diajak memahami pentingnya etika digital, kemampuan berpikir kritis, serta kebiasaan bermedia sosial yang sehat dan bertanggung jawab. Remaja diharapkan tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga mampu memanfaatkan AI untuk mendukung kreativitas, pembelajaran, dan pengembangan diri secara positif.
Melalui kegiatan ini, Diskominfo berharap para remaja dapat menjadi agen literasi digital di lingkungan masing-masing. Dengan pemahaman yang baik mengenai teknologi dan tantangan digital, generasi muda diharapkan mampu membangun ruang digital yang aman, sehat, dan produktif sekaligus mempersiapkan masa depan yang lebih baik.