GANDENG BPS SOSIALISASIKAN STATISTIK SEKTORAL
ZAKY MOHAMMAD, S.Kom Rabu, 9 Mei 2018
255 views | Share:

GANDENG BPS SOSIALISASIKAN STATISTIK SEKTORAL

Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Wonosobo menggandeng Badan Pusat Statistik untuk mengupayakan peningkatan kualitas pengelolaan dan penyajian data statistik sektoral di setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Kepala Bidang Informatika, Sulistiyani ketika ditemui di sela Bimbingan Teknis pengelolaan data statistik di Aula Dinas Kominfo, Selasa (8/5) menyebut statistik sektoral merupakan produk penting untuk setiap OPD, sehingga diperlukan kemauan dan komitmen untuk mengelolanya secara lebih serius. “BPS dalam hal ini bisa menjadi jembatan apabila kelak muncul perbedaan pemahaman di setiap OPD, sehingga pada kesempatan ini juga kami ajak untuk bersama-sama diskusi dengan perwakilan instansi di lingkup Pemkab selaku para pemilik data,” tutur Sulistiyani.

Setiap OPD maupun institusi pemerintah vertikal menurut perempuan yang akrab disapa Lis itu, memiliki kekhasan tersendiri dalam ragam data, hingga pada pendekatan dalam penyediaan data dan informasi untuk perencanaannya. “Sementara Peran BPS lebih fokus kepada statistik dasar yang bersifat makro dan lintas sektoral sehingga nantinya setelah Bintek ini kami berharap akan bisa terbentuk forum data, baik formal maupun informal, bisa juga melalui media sosial untuk berbagi atau diskusi terkait masalah data ini,” lanjutnya. Dengan terbentuknya forum tersebut, Lis meyakini nantinya setiap OPD paham fungsi statistik mereka, semisal terkait data tentang kemiskinan harus dikawal OPD mana, apakah Bappeda atau OPD lain seperti Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Desa. Forum tersebut diharapkannya juga menjadi media untuk pembaharuan data statistik secara berkelanjutan.

Sementara, Kepala Seksi Integrasi Pengolahan dan Diseminasi Statistik BPS Wonosobo, Yusuf Isnandar yang memaparkan peranan data dalam perencanaan pembangunan menyebut fungsi data statistik menjadi sangat strategis dalam pembangunan. Setidaknya, menurut Yusuf ada empat fungsi data statistik, yaitu dalam hal penyusunan rencana, penetapan rencana, pengendalian pelaksanaan dan evaluasi pelaksanaan. “Dengan adanya koordinasi lintas sektor ini maka nantinya akan memberikan dampak sangat positif terhadap efektifitas dan efisiensi kegiatan perstatistikan di Indonesia,” beber Yusuf. Manfaat lain dari adanya koordinasi antar OPD dalam hal data statistik, diakui Yusuf juga akan menghindarkan terjadinya duplikasi dalam penyelenggaraan statistik sehingga hasilnya dapat dimanfaatkan secara optimal. “Kemudian metadata statistik ini juga dapat dimanfaatkan secara luas oleh masyarakat pengguna statistik,” tandasnya.