TMMD Sengkuyung Tahap I, Jadi Stimulan Pembangunan Berkelanjutan
Admin Rabu, 21 Februari 2024 pukul 09.21 WIB
29 views | Share:

TMMD Sengkuyung Tahap I, Jadi Stimulan Pembangunan Berkelanjutan

Sebagai salahsatu langkah percepatan pembangunan di daerah dalam menunjang peningkatan kesejahteraan masyarakat, Kodim 0707/Wonosobo bekerjasama dengan Pemerintah Daerah, Polres Wonosobo, masyarakat dan pihak terkait lainnya, menyelenggarakan pembukaan kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap I 2024 di Desa Damarkasiyan, Kecamatan Kertek, Selasa, (20/02/2024).

Bupati Wonosobo Afif Nurhidayat dalam kesempatan tersebut menyampaikan, bahwa TMMD menjadi momentum yang strategis dalam menyatukan karsa dan karya sekaligus merangsang pembangunan yang berkelanjutan.

Untuk itu, program TMMD di Wonosobo lebih menitik beratkan pada perbaikan akses jalan, termasuk di Desa Damarkasiyan. Dimana, pertanian merupakan sektor potensial di desa ini, sehingga, harapannya akan memperlancar mobilisasi pertanian yang berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat. Hal ini, juga selaras dengan pembangunan betonisasi di Dusun Kasiyan, yang menghubungkan Desa Damarkasiyan dengan desa tetangga.

Selain itu, dengan mengutamakan spirit persatuan dan kesatuan, gotong royong, serta pemberdayaan masyarakat, kegiatan ini akan berdampak dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memajukan pembangunan desa.

“Saya minta Camat Kertek dan Kepala Desa Damarkasiyan, untuk mengawal dan membersamai pelaksanaan TMMD ini. Bangkitkan semangat partisipasi dan pemberdayaan masyarakat, sehingga pembangunan baik fisik maupun non fisik dapat berjalan lancar, selesai tepat waktu, serta dapat bermanfaat secara optimal dan berkelanjutan,” pinta Bupati.

Sementara itu, Dandim 0707/Wonosobo, Letkol Inf Helmy mengungkapkan, TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap I Tahun Anggaran 2024, dari 20 Fehbruari sampai 20 Maret 2024 mendatang. Dengan mengangkat tema “Darma Bakti TMMD Mewujudkan Percepatan Pembangunan di Wilayah”.

“TMMD merupakan wujud dari kemanunggalan TNI dan rakyat dalam bentuk operasi bhakti yang dilaksankan bersama-sama seluruh komponen masyarakat termasuk Pemerintah Daerah, dengan sasaran fisik seperti pekerjaan betonisasi dan senderan. Kegiatan ini juga memiliki sasaran non-fisik seperti sosialisasi, penyuluhan, donor darah, dan berbagai kegiatan lainnya,” jelas Helmy.

Harapannya, TMMD tahun ini mampu memantik semangat kolaborasi dan sinergis antara Pemerintah Kabupaten, TNI, desa, dan masyarakat. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi stimulasi bagi pembangunan yang berkelanjutan.