Pencanangan Desa Cantik 2026, Diskominfo Dukung Penguatan Data Desa
Sekretariat Kamis, 30 April 2026
14 views | Share:

Pencanangan Desa Cantik 2026, Diskominfo Dukung Penguatan Data Desa

Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Wonosobo menegaskan komitmennya dalam memperkuat tata kelola data daerah melalui dukungan terhadap program Desa Cinta Statistik (Desa Cantik) dan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026. Hal tersebut ditunjukkan dalam kegiatan sosialisasi dan pencanangan Desa Cantik oleh Badan Pusat Statistik Kabupaten Wonosobo pada Rabu, 29 April 2026 di Aula Kecamatan Kalikajar, di mana Desa Purwojiwo, Tegalombo dan Lamuk dicanangkan sebagai Desa Cantik sekaligus berbagi praktik baik pengelolaan data Desa Maduretno Kecamatan Kalikajar.

 

Sebagai walidata daerah, Diskominfo memiliki peran penting dalam mengoordinasikan pengelolaan data, memastikan keterpaduan antar perangkat daerah, serta mendorong pemanfaatan data yang dapat dipertanggungjawabkan. Penguatan data dari tingkat desa menjadi bagian penting dalam membangun sistem data daerah yang lebih terintegrasi.

 

Selain itu, Diskominfo juga mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 sebagai upaya menyediakan data dasar kegiatan ekonomi secara menyeluruh. Data yang dihimpun meliputi pelaku usaha, skala usaha, tenaga kerja, hingga karakteristik kegiatan ekonomi di setiap wilayah, yang akan menjadi dasar dalam penyusunan kebijakan pembangunan ke depan.

 

Kepala Badan Pusat Statistik Kabupaten Wonosobo, Aluisius Abrianta, menyampaikan bahwa desa memiliki posisi strategis sebagai subjek pembangunan, namun masih menghadapi tantangan dalam pengelolaan dan pemanfaatan data. Ia menekankan bahwa kualitas data sangat menentukan ketepatan arah pembangunan, sehingga tanpa data yang akurat, kebijakan berisiko tidak tepat sasaran.

 

Program Desa Cantik dirancang untuk meningkatkan kapasitas aparatur desa dalam pengelolaan data statistik, sekaligus menumbuhkan budaya sadar data. Data tidak lagi dipandang sebagai kewajiban administratif, tetapi menjadi kebutuhan utama dalam proses perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembangunan.

 

Melalui sinergi antara pemerintah daerah, BPS, dan pemerintah desa, Diskominfo Wonosobo mendorong terwujudnya ekosistem data yang lebih kuat dan berkelanjutan. Dengan data yang semakin berkualitas, pembangunan desa diharapkan menjadi lebih tepat sasaran dan mampu memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.