Diskominfo Wonosobo Berbagi Praktik Baik Pengelolaan PPID dengan Kabupaten Kendal
Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Wonosobo menerima kunjungan studi banding dari Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Kendal pada Selasa (30/6/2026). Rombongan yang dipimpin Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Diskominfo Kabupaten Kendal, Eko Istanto, diterima oleh Kepala Bidang IKP Diskominfo Kabupaten Wonosobo, Astien Umariyah, beserta jajaran di kantor Diskominfo Wonosobo.
Kunjungan yang diikuti tujuh peserta ini bertujuan memperdalam pemahaman mengenai pengelolaan Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID), khususnya terkait regulasi Standar Pelayanan Informasi Publik bagi PPID Pelaksana dan PPID Desa, serta pelaksanaan monitoring dan evaluasi (monev) keterbukaan informasi publik.
Dalam suasana yang hangat dan interaktif, kedua daerah berdiskusi mengenai berbagai pengalaman dalam membangun tata kelola keterbukaan informasi publik. Diskominfo Wonosobo berbagi praktik baik mulai dari penyusunan regulasi, penerapan standar pelayanan informasi, pembinaan PPID Pelaksana dan PPID Desa, hingga pelaksanaan monitoring dan evaluasi sebagai upaya meningkatkan kualitas layanan informasi kepada masyarakat.
Tak hanya memaparkan proses yang telah dijalankan, diskusi juga membahas tantangan yang kerap dihadapi dalam implementasi keterbukaan informasi publik di daerah. Berbagai pengalaman tersebut menjadi ruang belajar bersama untuk menemukan solusi yang efektif sekaligus memperkuat kualitas pelayanan informasi di masing-masing daerah.
Kunjungan ini merupakan tindak lanjut pelaksanaan Bimbingan Teknis Monitoring dan Evaluasi Keterbukaan Informasi Publik Tahun 2026 yang diselenggarakan Komisi Informasi Provinsi Jawa Tengah. Kabupaten Wonosobo menjadi salah satu daerah tujuan studi banding karena dinilai memiliki pengalaman dalam pelaksanaan monitoring dan evaluasi PPID yang dapat menjadi referensi bagi daerah lain.
Melalui kegiatan ini, Diskominfo Kabupaten Wonosobo dan Diskominfo Kabupaten Kendal tidak hanya bertukar informasi, tetapi juga memperkuat sinergi antardaerah dalam mewujudkan keterbukaan informasi publik yang semakin berkualitas. Semangat saling berbagi praktik baik diharapkan mampu mendorong lahirnya inovasi, meningkatkan kualitas layanan informasi, serta memperkuat tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.