Diskominfo Wonosobo Bekali Siswa Baru SMP Negeri 1 Mojotengah dengan Literasi Digital
Wonosobo, 13 Juli 2026 – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Wonosobo terus berkomitmen meningkatkan literasi digital masyarakat, khususnya di kalangan pelajar. Melalui Bidang Informasi dan Komunikasi Publik (IKP), Diskominfo mengisi kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Pelajaran 2026/2027 di SMP Negeri 1 Mojotengah dengan memberikan edukasi mengenai pentingnya literasi digital bagi generasi muda. Narasumber diisi oleh Asep Ginanjar Putra dan Luthfiana Nurul Aini dari bidang IKP.
Kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa baru SMP Negeri 1 Mojotengah yang tampak antusias mengikuti materi dan diskusi mengenai pemanfaatan teknologi digital secara aman, cerdas, dan bertanggung jawab. Edukasi tersebut bertujuan membekali peserta didik agar mampu memanfaatkan perkembangan teknologi informasi sebagai sarana belajar, berkomunikasi, dan berkarya, tanpa mengabaikan aspek keamanan dan etika dalam ruang digital.
Dalam pemaparannya, narasumber menjelaskan bahwa perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan besar dalam kehidupan masyarakat. Internet kini menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari aktivitas sehari-hari, mulai dari proses belajar mengajar, mencari informasi, berkomunikasi melalui media sosial, hingga mengakses berbagai layanan publik secara daring.
Berdasarkan data terbaru, sebanyak 81,72 persen penduduk Indonesia telah terhubung ke internet. Tingginya tingkat penetrasi internet tersebut menunjukkan bahwa ruang digital telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat, termasuk anak-anak dan remaja usia sekolah. Oleh karena itu, kemampuan dalam memahami dan menggunakan teknologi secara bijak menjadi keterampilan penting yang harus dimiliki sejak dini.
Selain membahas manfaat internet, peserta juga diajak memahami berbagai risiko yang mengintai di dunia digital. Beberapa ancaman yang menjadi perhatian antara lain penipuan daring (online scam), penyalahgunaan dan kebocoran data pribadi, penyebaran hoaks, perundungan siber (cyber bullying), hingga maraknya praktik judi online yang semakin banyak menyasar kalangan remaja melalui berbagai platform digital.
Para siswa diberikan pemahaman mengenai pentingnya menjaga data pribadi, menggunakan kata sandi yang kuat, berhati-hati saat mengakses tautan yang tidak dikenal, serta selalu melakukan verifikasi terhadap informasi yang diterima sebelum membagikannya kepada orang lain. Mereka juga diingatkan agar tidak mudah tergiur dengan berbagai tawaran yang menjanjikan keuntungan instan di internet, termasuk berbagai bentuk promosi judi online yang dapat merugikan diri sendiri maupun keluarga.
Dalam kesempatan tersebut, peserta juga dikenalkan dengan Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 sebagai salah satu regulasi yang menjadi landasan pemerintah dalam mewujudkan ruang digital yang lebih aman, sehat, dan bertanggung jawab. Regulasi tersebut diharapkan mampu memberikan perlindungan yang lebih baik bagi masyarakat, khususnya anak-anak, dari berbagai risiko dan konten negatif di ruang digital.
Penyampaian materi dikemas secara interaktif melalui pemaparan, diskusi, dan tanya jawab sehingga para siswa dapat memahami berbagai persoalan yang sering dijumpai dalam penggunaan internet sehari-hari. Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan terkait penggunaan media sosial, keamanan akun digital, serta cara mengenali modus penipuan yang marak terjadi di internet.
Melalui kegiatan literasi digital ini, Diskominfo Kabupaten Wonosobo berharap para siswa baru SMP Negeri 1 Mojotengah dapat menjadi generasi digital yang tidak hanya terampil memanfaatkan teknologi, tetapi juga memiliki kemampuan berpikir kritis, menjaga etika dalam berkomunikasi, serta mampu melindungi diri dari berbagai ancaman di dunia maya.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Diskominfo Kabupaten Wonosobo dalam memperluas edukasi literasi digital di lingkungan pendidikan. Dengan sinergi bersama sekolah, diharapkan akan tercipta ekosistem digital yang aman, sehat, dan produktif sehingga para pelajar dapat memanfaatkan teknologi sebagai sarana belajar, berinovasi, dan mengembangkan potensi diri secara positif demi menyongsong Indonesia Emas 2045.
Apabila akan dipublikasikan di website Pemkab Wonosobo, berita ini juga dapat dilengkapi dengan kutipan dari Kepala Diskominfo, narasumber, maupun Kepala SMP Negeri 1 Mojotengah agar terasa lebih hidup dan sesuai dengan format berita pemerintah.