Image Description
Admin Senin, 4 Juli 2022 pukul 08.16 WIB
49 views | Share:

24 Juli 2022 Penempatan Pedagang Pasar Induk Wonosobo Ditarget Rampung

Dinamika penempatan pedagang Pasar Induk Wonosobo melalui proses yang cukup panjang. Hal tersebut dilihat dari aspek regulasi yang harus disepakati bersama antara Pemkab Wonosobo dengan semua pedagang. Pasalnya, penempatan pedagang tak hanya dapat diukur dengan regulasi saja, melainkan adanya ruang diskusi dan musyawarah secara mendalam guna menghasilkan output formulasi yang tepat. Maka, ditargetkan 24 Juli 2022  semua pedagang Pasar Induk Wonosobo  sudah bisa menempati semua tempat yang disediakan, sebagai hadiah istimewa Peringatan Hari Jadi Wonosobo Tahun 2022, ungkap Bupati Wonosobo, Afif Nurhidayat dalam arahannya saat Penyerahan simbolis Kartu Penempatan Pedagang (KPP) di Atrium Pasar Induk Wonosobo, Jumat, (01/07/2022).

Sambung Afif, kesuksesan pelaksanaan penempatan pedagang Pasar Induk Wonosobo didukung oleh berbagai pihak terkait yang berbasis pada semangat gotong royong. Diharapkan, Pasar Induk yang baru ini akan memberikan kebermanfaatan menopang sektor ekonomi masyarakat Wonosobo. 

“Tepat hari ini Jumat Pon, 1 Juli 2022 kita bersama menyaksikan penyerahan KPP Pasar Induk, kepada 2545 Pedagang, yang terdiri dari 2339 los dan 206 kios secara simbolis, semoga mampu memberikan kemanfaatan, keberkahan dan kemajuan  Wonosobo dalam menopang sektor ekonomi,” tutur Afif. 

Lebih lanjut, adanya Pasar Induk yang lebih modern, diharap mampu menampilkan produk-produk UMKM unggulan Wonosobo. Juga sebagai ajang promosi efektif menghidupkan ekonomi masyarakat lokal.

“Terus tingkatkan promosi di Pasar Induk Wonosobo dengan menampilkan poduk UMKM unggulan yang kita miliki,” tandas bupati. 

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan Koperasi Usaha Kecil Menengah Kabupaten Wonosobo Bagyo Sarastono menegaskan, pasar merupakan pusat aktivitas perekonomian rakyat yang sangat penting dalam mendorong percepatan pembangunan di daerah, utamanya di sektor perdagangan.

Selain membangun fisik, saat ini pemerintah juga berupaya merevitalisasi manajemen pengelolaan pasar dan memberikan edukasi kepada pedagang pasar agar  memberi daya saing terhadap toko modern yang kini marak hadir.

Menurutnya, sebagai penggerak roda perekonomian masyarakat, pasar rakyat juga memiliki kedekatan dengan aspek sosial dan budaya masyarakat setempat. Aspek sosial budaya menjadi nilai keunikan tersendiri dari pasar rakyat.

“Kedudukan pasar rakyat hingga kini tetap penting dan menyatu dalam kehidupan masyarakat,” tandasnya.